DMAS IDX dalah kode saham Puradelta Lestari atau sering dikenal Deltamas di Bursa Efek Indonesia, perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan / developer khusus kawasan industry dan beberapa perumahan pendukung kegiatan industry disekitar kawasan industry yang digarapnya. Perusahaan ini menjadi perusahaan terbuka sejak 2015, sehingga masyarakat boleh menbeli saham perusahaan ini melaui bursa efek Indonesia, akan tetapi perusahaan ini telah ada sebelum itu yaitu pada tahun 1993. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu usaha dari sinarmas grub, DMAS / Deltamas merupakan usaha bersama berbentuk Perseroan Terbatas (PT) antara Sinarmas Land dan Sojitz Corporation (perusahaan jepang).
Perusahaan DMAS ini dimiliki oleh Sinarmas Grub / Sinarmas Land (PT. Sumber Arus Mulia) dan sebagian di miliki sahamnya oleh Soijitz Corporation, dan sebagian dimiliki oleh Masyarakat melalui bursa efek Indonesia. Komposisi sahan masing-masing sebesar :a.
PT.
Sumber Arus Mulia (57,28%)
b.
Sojitz
Corp (25%)
c.
Publik
dan perorangan terkait ( sekitar 17,72%)
Disampin dilihat dari persentase tersebut maka jika seluruh saham berjumlah 48.198.111.100
lembar saham.
Deviden
yang telah dibagikan
Deviden
ke 17 pada 20 Mei 2025 jumlah Rp29,-
Deviden
ke 16 pada 28 Desember 2023 jumlah Rp.12,-
Deviden
ke 15 pada 14 Juli 2023 jumlah Rp10,-
Deviden
ke 14 pada 25 November 2022 jumlah Rp15,-
Deviden
ke 13 pada 30 Juni 2022 jumlah Rp2,5,-
Deviden
ke 12 pada 23 Desember 2021 jumlah Rp,12-
Deviden
ke 11 pada 8 Juni 2021 jumlah Rp,6,5-
Deviden
ke 10 pada 18 Desember 2020 jumlah Rp,25-
Deviden
ke 9 pada 12 Mei 2020 jumlah Rp,21-
Deviden
ke 8 pada 18 Desember 2019 jumlah Rp,21-
Deviden
ke 7 pada 16 Mei 2019 jumlah Rp,21-
Deviden
ke 6 pada 24 Mei 2018 jumlah Rp6.5,-
Deviden
ke 5 pada 13 Desember 2017 jumlah Rp,6.5-
Deviden
ke 4 pada 23 Juni 2017 jumlah Rp15,-
Deviden ke 3 pada 22 Juni 2017 jumlah Rp,15-
Deviden
ke 2 pada 31 Mei 2016 jumlah Rp11,-
Deviden
ke 1 pada 17 November 2015 jumlah Rp,12-
Jika di jumlah kalau saya tidak salah
hitung sudah dibagikan sebesar Rp.406,- / lembar saham, jika membeli saham
seharga Rp.250,- / lembar berarti satu lembar telah menghasilkan 406 rupiah
jadi sudah lebih dari modal yang dikeluarkan, tetapi ada penurunan harga saham
saat ini tgl 5 Maret 2026 harga Rp.133,- jadi perlembar rugi Rp.117 per lembar
akibat penurunan harga saham, namum masih ditutup oleh deviden yang telah
dibagi jika 250 modal yang dikeluarkan ditambah 117 (kerugian) sama dengan 367
masih lebih sedikit dari deviden yang diterima yaitu Rp.406, -.
Jika kita beli 4 juta lembar saham maka deviden yang telah kita terima berkisar 4 juta dikali 406 yaitu 1.624 juta rupiah, dan kita masih berpotensi menerima deviden lagi dimasa yang akan datang.
Posting Komentar
Berkomentarlah yang baik agar tidak melanggar hukum dan agama